Tren Fashion Tren FashionTopik harian dengan konteks dan sudut pandang yang jelas.
general

Tren Fashion 2026: Bukan Sekadar Gaya, Tapi Identitas

Mengamati pergeseran tren fashion di Indonesia: dari fungsi ke ekspresi diri, pengaruh media sosial, dan pilihan busana yang makin personal.

17 May 2026 · 2 menit baca · oleh Olivia Pratiwi Mahendra
Tren Fashion 2026: Bukan Sekadar Gaya, Tapi Identitas

Pas jalan-jalan ke pasar pagi Tanahgrogot minggu lalu, yang bikin saya kepo bukan cuma dagangannya. Gaya anak muda di sana udah beda banget dibanding lima tahun lalu. Kalo dulu kaos polos sama celana jins udah cukup, sekarang pada pake oversized, bucket hat, sampai sneakers warna-warni kayak bawa-bawa runway ke pasar. Ternyata tren fashion emang udah nyampe ke pelosok sekalipun.

Sosmed Jadi Inspirasi Utama

Gak bisa dipungkiri, Instagram sama TikTok sekarang jadi katalog hidup buat gaya berpakaian. Sering banget nemu inspirasi mix and match dari akun-akun fashion lokal. Anak muda Tanahgrogot yang saya temuin bilang mereka ngikutin tren lewat situ. "Biarr gak ketinggalan zaman, harus rajin liat TikTok," kata salah satu remaja. Sosmed sekarang bukan cuma buat hiburan, tapi jadi sumber gaya hidup sehari-hari.

Yang menarik, tren sekarang gak cuma soal ikut-ikutan. Banyak yang mulai mikirin kenyamanan juga. Misalnya, sneakers lebih dipilih daripada heels. Atau paduan baju formal dengan celana santai. Di Tanahgrogot yang panasnya minta ampun, bahan katun sama linen jadi favorit. Saya pribadi juga lebih suka pake baju longgar yang adem. Fashion sekarang lebih ke ekspresi diri daripada sekadar gaya doang.

Ngomong-ngomong soal belanja, thrifting juga lagi naik daun. Beberapa kali saya hunting di lapak bekas pinggiran kota. Harganya murah meriah, kualitasnya masih oke punya. Ini bagian dari gerakan sustainable fashion yang makin kesini makin banyak peminatnya. Anak muda sekarang lebih milih baju bekas berkualitas daripada beli baru terus-terusan. Menurut Kompas, tren ini jadi bentuk protes terhadap fast fashion. Langkah kecil yang menurut saya cukup berarti.

Busana sebagai Identitas

Buat saya, fashion itu lebih dari sekedar kain. Di Tanahgrogot, keliatan banget bagaimana generasi muda ngolah pengaruh global tanpa ninggalin ciri lokal. Mereka berani eksperimen, tapi tetep nyaman. Perubahan ini mungkin keliatan sepele, tapi sebenernya nunjukin perkembangan identitas kita. Saya sendiri sekarang lebih pede pake baju yang sesuai kepribadian, bukan cuma ikut tren. Mungkin itu intinya, fashion sekarang lebih ke jadi diri sendiri daripada sekadar ikut-ikutan.

Remaja Tanahgrogot berpose dengan pakaian kasual modern Tumpukan baju thrift di pasar loak Tanahgrogot

Tag: #tren fashion #gaya hidup #media sosial #fashion indonesia